Minggu, 07 Desember 2008

SAMBILOTO PEREDA SERANGAN JANTUNG







Sore itu aku habis sholat maghrib duduk-duduk di ruang tamu sambil minum teh. bersamaan itu pula ada motor berhenti di halaman rumahku 2 orang pria berboncengan yang satu terlihat sangat pucat. belum sampe masuk ruang tamu orang yang pucat tadi langsung jatuh tersungkur sambil memegangi dada kirinya, telapak tangannya terlihat basah, dia meringis kesakitan hanya ada beberapa kata yang bisa diucapkan, " tolong saya..., aku angkat dia kedalam kamar dan membaringkan di kasur.., temannya menceritakan dia terkena serangan jantung dan sudah dibawa ke dokter katanya " dokter sudah menyarankan dia harus di operasi..., obat medis sudah gak bisa memberi banyak bantuan padanya.
Pria itu bernama ngadiman dia peternak sekaligus penggembala kambing, usia sekitar 32 th, belum menikah hari-hari dia habiskan untuk mencari rumput dan daun-daunan.
Aku melihat adanya kejanggalan pada hidupnya karena ada beberapa garis hitam di pelupuk matanya menandakan ada pembesaran liver diakibatkan oleh alkohol.
"kamu minum Alkohol" tanyaku menyelidik, " ya " dijawabnya singkat sambil meringis kesakitan. " ok, sekarang kamu pulang sholat taubat 12 rakaat tiap 2 rakaat salam, besok datang kesini ambil ramuanmu...".
malam itu juga aku mencari - seikat akar alang alang, 2 umbi temulawak, 30 lembar daun sambiloto, 7 rimpang kunyit, 10 biji rumput teki, direbus dalam 1liter air putih hingga tersisa 750 cc, kemudian aku biarkan dingin.
keesokan paginya saudaranya mengambil ramuan tersebut. " 1 hr 3 gelas masing-masing 250 cc ramuan itu masih bisa digunakan sampai 3 x rebusan lagi". Jangan makan gorengan, santan, lemak, soda, alkohol, jeroan, saudaranya mengangguk dan segera pulang.
2 minggu kemudian ngadiman datang dengan wajah sudah semu kemerahan menandakansudah ada perbaikan pada kesehatannya. aku buka titik syaraf jantung di bagian belikat kiri, dada kiri dekat pangkal lengan, dan kelenjar timus serta modula oblongata, minum terus ramuan itu selama 40 hari insyaallah diberi kesembuhan.
alhamdulillah setelah hari ke 40 dia sudah bisa bercengkrama dengan kambing-kambingnya lagi.